Moka dan GoPay Berkolaborasi Permudah UMKM Bertransaksi Nontunai

Jakarta- Mulai Juli 2019, Moka dan GoPay resmi bekerja sama dalam layanan pembayaran nontunai. Kolaborasi ini membuat 20.000 pengguna Moka yang merupakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hingga perusahaan berskala besar yang tersebar di lebih dari 200 kota dan kabupaten di Indonesia dapat menerima transaksi pembayaran menggunakan uang elektronik GoPay. Semua proses aktivasi, mulai dari penyerahan dokumen hingga konfirmasi status dapat dilakukan melalui satu pintu di platform Moka.

This slideshow requires JavaScript.

“Moka dan GoPay memiliki visi yang sama dalam mendukung program pemerintah dalam memperluas jangkuan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) maupun dalam hal mendorong perkembangan UMKM di Tanah Air,” kata Vice President Marketing and Brand Moka Bayu Ramadhan di Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2019.

Kolaborasi antara Moka dan GoPay memberikan beragam manfaat bagi para merchant, mulai dari keamanan, kepraktisan, hingga kemudahan. Aman karena semua transaksi otomatis tercatat dalam sistem dan bisa dilihat kapan saja dimana saja. Pemilik dapat memeriksa laporan tersebut secara berkala tanpa terbatas oleh ruang maupun waktu, sehingga mencegah terjadinya penipuan maupun penggelapan.

Dengan menggunakan layanan terintegrasi Moka, UMKM dan pelaku bisnis lainnya dapat menikmati kepraktisan karena hanya menggunakan satu sistem serta tidak memerlukan mesin Electronic Data Capture (EDC) untuk masing-masing uang elektronik.

Meja kasir akan tertata lebih rapi dan proses rekonsiliasi dapat dilakukan dengan ringkas.
Terakhir, kolaborasi ini memberikan merchant Moka kemudahan dalam hal pencairan, dimana hanya memerlukan waktu satu hari kerja setelah bertransaksi.

Head of Corporate Communications GoPay, Winny Triswandhani mengatakan, misi Moka untuk memberdayakan pelaku UMKM di Indonesia melalui kemudahan bertransaksi menjadikan Moka rekan kolaborasi yang strategis bagi GoPay. Dengan bertransaksi nontunai menggunakan GoPay, para pelaku UMKM akan memiliki catatan keuangan yang lebih rapi. “Sebagai uang elektronik yang paling populer digunakan di Indonesia, serta melalui beragam promo yang ditawarkan, GoPay berharap dapat membantu para pelaku UMKM menjangkau semakin banyak pelanggan,” kata Winny.

Kelengkapan layanan dompet digital yang diintegrasikan Moka merupakan respon terhadap tren meningkatnya transaksi nontunai di Tanah Air. Tahun 2018 kemarin, Bank Indonesia mencatat volume transaksi uang digital mencapai 2,9 miliar satuan transaksi dengan nilai mencapai Rp 47 triliun. Angka tersebut meningkat hampir 4 kali lipat dari tahun sebelumnya yang hanya sampai di angka Rp12,4 triliun. Tren tersebut juga dirasakan oleh para merchant Moka, dimana per Juni 2019 tercatat transaksi nontunai sudah mencapai 17,77 persen. Transaksi nontunai paling banyak dilakukan di Jakarta, kemudian disusul Bali dan Tangerang.

Menginjak usia lima tahun, Moka terus berinovasi untuk memberikan yang terbaik bagi para penggunanya. Bermula dari layanan point of sale berbasis cloud, Moka berkembang menyediakan beragam produk yang mendukung kemudahan usaha seperti Moka Capital (peer to peer lending aggregator), dan Moka Connect (Open API App Marketplace). Moka sendiri didirikan oleh Haryanto Tanjo dan Grady Laksmono. Tahun 2019 Haryanto dinobatkan sebagai 30 under 30 oleh Majalah Forbes.

Tentang Moka:
Di Moka, menjalankan usaha bisa dilakukan dengan mudah. Dengan melihat kebutuhan UMKM dan juga pelaku bisnis lainnya, Moka menyediakan end-to-end solutions yang dapat digunakan untuk menunjang usaha mulai dari meningkatkan penjualan, sampai dengan meningkatkan skala bisnis. Dipercaya oleh lebih dari 20.000 bisnis pada lebih dari 200 kota dan kabupaten di Indonesia. Moka menyediakan aplikasi Point of Sale (POS) dengan berbagai fitur yang memudahkan pelaku bisnis, serta berbagai macam produk yang mendukung kemudahan usaha seperti Moka Capital (peer to peer lending aggregator), dan
Moka Connect (Open API App Marketplace). Bergabungnya GoPay dalam layanan pembayaran nontunai melengkapi deretan uang elektronik yang sudah bergabung sebelumnya dan terintegrasi di dalam platform Moka, seperti OVO, Dana, LinkAja, AkuLaku dan Kredivo.
Berdiri di tahun 2014, Moka didirikan oleh Haryanto Tanjo dan Grady Laksmono. Haryanto Tanjo menjalani pendidikan magister bisnis (MBA) di UCLA Anderson saat Grady Laksmono meniti karir sebagai software engineer di Zynga. Berbagi visi yang sama untuk memberikan solusi teknologi kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), mereka kembali ke Indonesia untuk memulai Moka.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman www.mokapos.com.

Tentang GoPay:
GoPay adalah layanan uang elektronik terdepan di Indonesia. Sebagai bagian dari ekosistem GOJEK, perusahaan on-demand berbasis aplikasi terbesar di Indonesia, GoPay memiliki misi membantu jutaan keluarga Indonesia untuk memiliki akses kepada berbagai layanan dan produk jasa keuangan. Pada Juli 2017 lalu, GoPay memenangkan Penghargaan Bank Indonesia untuk kategori Perusahaan Fintech Teraktif Pendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) Inklusi dan Edukasi Keuangan serta Pemberdayaan UMKM.

About Author: R Indra Rezky Kencana Dewa

Gravatar Image
MICE & Lifestyle Portal Contact: +628979799878 [WA] ; +628118115567 [Call] Advertising: =6287889015567 [Text] Email: [email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *