Daftar Pemenang dan Fakta Seputar Pemenang Piala Citra 2018

Malam anugerah Piala Citra 2018 telah digelar di Teater Besar Taman Ismail Marzuki pada 9 Desember. Para pemenang sudah diumumkan dengan film ‘Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak’ dengan 10 piala dari 14 nominasi. Perolehan ini merupakan rekor sebagai film terbanyak yang memenangkan Piala Citra. Sebelumnya film ‘Ibunda’ (1986) merupakan pemegang rekor dengan jumlah 9 piala.

This slideshow requires JavaScript.

Film ‘Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak’ yang dirilis di bioskop pada 16 November 2017 menyabet piala pada kategori Film Terbaik, Sutradara Terbaik (Mouly Surya), Pemeran Utama Wanita Terbaik (Marsha Timothy), Pengarah Sinematografi Terbaik (Yunus Pasolang), Penulis Skenario Asli Terbaik (Mouly Surya & Rama Adi), Pemeran Pendukung Wanita Terbaik (Dea Panendra), Penata Musik Terbaik (Zeke Khaseli & Yudhi Arfani), Penata Suara Terbaik (Khikmawan Santosa & Yusuf A Patawari), Penyunting Gambar Terbaik (Kelvin Nugroho), Pengarah Artistik Terbaik (Frans XR Paat). Film produksi dari Cinesurya, Kaninga Pictures, dan HOOQ Originals ini juga merupakan perwakilan Indonesia untuk Best Foreign Language Film Oscar ke-91.

Tahun ini beberapa orang mendapatkan piala untuk pertama kali seperti Marsha Timothy, Yunus Pasolang, Yudhi Arfani, lalu juga Pemeran Utama Pria Terbaik yaitu Gading Marten. Gading melampaui pencapaian ayahnya yang hanya pernah dinominasikan di kategori yang sama untuk film ‘Tapak-Tapak Kaki Wolter Monginsidi’.

Piala Citra tahun ini patut diapresiasi karena tegas mengangkat kekayaan narasi Indonsia yang tercermin dari film-film yang dinominasikan maupun yang mendapat anugerah. Salah satu yang menjadi highlight di malam anugerah adalah kisah-kisah tentang minoritas. ‘Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak’ membicarakan penyintas kekerasan, lalu Film Pendek Terbaik ‘Kado’ yang membicarakan dualitas genre di kota Makassar yang religius, Film Dokumenter Panjang Terbaik ‘Nyanyian Akar Rumput’ tentang korban hilang di era reformasi, Film Dokumenter Pendek Terbaik ‘Rising From Silence’ yang mengikuti kehidupan kelompok paduan suara yang terkena dampak revolusi 1965. Selain itu kisah-kisah lainnya juga mendapat tempat di Piala Citra seperti spiritualitas dan modernitas yang berkaitan di ‘Sekala Niskala’, atau jalan gelap perlawanan yang harus ditempuh di film ‘Sultan Agung’: Tahta, Perjuangan dan Cinta’, maupun juga efek buruk dari tuntutan kehidupan urban yang menekan dalam ‘Love for Sale’. Apresiasi terhadap kekayaan narasi ini akan terus dikampanyekan oleh FFI hingga 2020 mendatang.

Film Terbaik
‘Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak’

Sutradara Terbaik
Mouly Surya – ‘Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak’

Pemeran Utama Wanita Terbaik
Marsha Timothy – ‘Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak’

Lifetime Achievement Awards Piala Citra 2018: Widyawati

Pemeran Utama Pria Terbaik
Gading Marten – ‘Love for Sale’

Pengarah Sinematografi Terbaik
Yunus Pasolang – ‘Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak’

Penata Efek Visual Terbaik
Kaliek Wicaksono – ‘Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212’

Penulis Skenario Asli Terbaik
Mouly Surya & Rama Adi – ‘Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak’

Penulis Skenario Adaptasi Terbaik
Titien Wattimena – ‘Aruna & Lidahnya’

Pemeran Anak Terbaik
Ni Kadek Thaly Titi Kasih – ‘Sekala Niskala’

Pemeran Pendukung Pria Terbaik
Nicholas Saputra – ‘Aruna & Lidahnya’

Pemeran Pendukung Wanita Terbaik
Dea Panendra – ‘Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak’

Penata Musik Terbaik
Zeke Khaseli & Yudhi Arfani – ‘Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak’

Pencipta Lagu Tema Terbaik
Rayi Putra, Astono Andoko, Anindyo Baskoro – ‘Kulari ke Pantai’

Penata Suara Terbaik
Khikmawan Santosa & Yusuf A Patawari – ‘Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak’

Penyunting Gambar Terbaik
Kelvin Nugroho – ‘Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak’

Pengarah Artistik Terbaik

Frans XR Paat – ‘Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak’

Penata Busana Terbaik
Adrianto Sinaga & Nadia Adharina – ‘Wiro Sableng: Pendekar Kapak Mau Naga Geni 212’

Penata Rias Terbaik
Jerry Oktavianus – ‘Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212’

Film Animasi Terbaik
‘Si Juki The Movie’

Film Pendek Terbaik
‘Kado’

Film Dokumenter Panjang Terbaik
‘Nyanyian Akar Rumput’

Film Dokumenter Pendek Terbaik
‘Rising From Silence’

About Author: R Indra Rezky Kencana Dewa

Gravatar Image
MICE & Lifestyle Portal Contact: +628979799878 [WA] ; +628118115567 [Call] Advertising: =6287889015567 [Text] Email: [email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *