MEMPERINGATI 92 TAHUN SUMPAH PEMUDAKridha Dhari Ajak Gen-Z Merawat Budaya Bersama Kridha Muda

by

Jakarta, 27 Oktober 2020″warnaplus.com” – Menyambut Hari Sumpah Pemuda ke-92 yang akan diperingatiesok, 28 Oktober 2020,KridhaDhari, yayasan yang menjadi wadah berkumpul parapencinta budaya nusantara, menggagas sub-organisasi yang dinamai Kridha Muda, sebuah komunitas yang diperuntukkan bagi generasi muda yang ingin turut serta secara aktif menyebarkan kesadaran untuk mencintai dan merawat budaya Nusantara beserta keragaman yang menjadi kekayaannya.

Pendirian Kridha Muda sebagai sub organisasi Kridha Dhari ini berangkat dari kerinduan dan hasrat untuk terus mengobarkan semangat Sumpah Pemuda yang ingin mempersatukan segala perbedaan yang telah disadari sebagai sebuah kekayaan Indonesia sejak para tokohpemuda mencetuskannya pada Kongres Pemuda 28 November 1928 silam.

Kridha Muda adalah para milenial sputraputri Indonesia dari bebagai latarbelakang, sukubangsa dan agama dengan kesadaran bahwa pelestarian budaya tradisional dan nilai-nilai luhur yang terkandung didalamnya adalah tanggung jawab seluruh masyarakat termasuk didalamnya adalah kami anak-anak muda. Kami juga ingin menjadikan komunitas ini menjadi penggerak kaum milenials Indonesia untuk menjaga dan ikut melestarikan budaya Indonesia. Kami ingin mengambil peran untuk menanamkan bahwa budaya bangsa Indonesia itu keren, misalnya sopan santun atau tata karma, budaya gotong royong, saling peduli, saling membantu, termasuk berkesenian Indonesia yang sangat beragam.

“Kami berharap Kridha Muda, dapat menjadi wadah bagi generasi millennial dan zillenial untuk berbagi dan mewujudkan gagasan yang mungkin dilakukan, terutama dengan memanfaatkan media sosial dan berbagai kanal komunikasi terkini untuk menyebarkan kesadaran dan ajakan untuk mencintai negeri ini, serta merawat keragaman yang selama ini menjadi kekuatan Indonesia,” PrescillaEstevina, KetuaUmum Kridha Dhari mengatakan.

This slideshow requires JavaScript.

Menyambut pernyataan Prescilla tersebut, Kanya Winangsit yang dipercaya menjadi KetuaKridha Muda pun mengatakan bahwa generasi muda sepertidirinya dan teman-temannya memang membutuhkan wadah untuk dapat bertukar pikiran dan mengagas berbagai aktivasi yang mudah dipahami oleh mereka untuk menjaga serta melestarikan budaya tradisional dan nilai luhur bangsa Indonesia. “Itulah yang menjadi salah satu alasan mengapa kamianak-anak muda memutuska nuntukmembentuk Komunitas Kridha Muda dibawah naunganYayasan KridhaDhariini,” ungkap Kanya.

Terinspirasi dari kesuksesan Kridha Dhari menggagas Gerakan Selasa Berkebaya dan Kamis Nusantara, pada peluncurannya yang dilakukan melalui aktivasi digital di media social Instagram dan Tik Tok yang saat ini tengah digemari kalangan muda, Kridha Muda melansirtagar #MudaBerbudaya. Aktivasi budaya ini mengajak para millennials dan zillenials untuk tak sungkan menunjukkan kecintaan  kapada budaya Indonesia melalui berbagai lini, baik melalui laku tradisi, gaya busana, juga apresiasi pada berbagai kekayaan Nusantara,mulai dari wastra, kuliner, musik, tari, literasi, dan lain sebagainya. “Dengan membuat aktivasi yang demikian, kami berharap nilai-nilai luhur dari falsafah budayaIndonesia akan melekat dalam perilaku kami. Bukan sekadar sebagai identitasdi atas kertas, tapi menjadi gaya hidup kaum milenials Indonesia,” kata Kanya. Menurutnya, semaju dan setinggi apa pun teknologi melesat, setiap anak bangsa seharusnya tetap bisa menjejak bumi dan mengakar kuat pada nilai-nilai luhur budaya agar tidak melupakan jati diri bangsa ditengah arus global dan teknologi yang terus meretas segala batas. (Icho)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *