Apresiasi Timo Tjahjanto Untuk Totalitas Para Pemain Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2

Jakarta, 2 Maret 2020 — Nama Timo Tjahjanto tentu bukanlah sosok asing di industri perfilman Indonesia. Ia adalah sineas berbakat, sutradara yang telah melahirkan banyak karya lewat sederet film hasil arahannya. Film Sebelum Iblis Menjemput menjadi salah satu masterpiece Timo, film horornya yang sukses panen pujian pada 2018 lalu. Dan teranyar, ia sudah mempersembahkan sekuelnya, Sebelum Iblis Menjemput (SIM) Ayat 2 di layar lebar.

Timo secara khusus menyampaikan apresiasi atas totalitas yang diberikan para pemain di film SIM Ayat 2 selama kurang lebih 34 hari shooting di lokasi. Ia menilai semua pemain sudah mengerahkan kemampuan mereka sampai titik maksimal, dan berharap sekuelnya ini mendapat sambutan hangat salah satunya karena akting ciamik pemain.

“Saya ingin mengapresiasi Chelsea Islan. Dulu di film pertama, saya ingat betul dia masih sangat hijau dengan dunia-dunia horor, karena itu adalah debut film horor dia. Tapi sekarang Chelsea makin berani untuk memberikan lebih karena dia tahu cerita di film keduanya bakal lebih menakutkan,” kata Timo. “Chelsea sangat bersemangat setiap harinya di lokasi shooting, itu membuat saya kian termotivasi,” lanjutnya.

Bekerjasama dengan banyaknya pemain tentu mempunyai kendala tersendiri, salah satunya schedule shooting yang bersinggungan dengan jadwal lain sang pemain. Hal itu sempat dialami Timo saat proses shooting. Kendati demikian, kendala tersebut dapat teratasi karena pemain profesional dan totalitas saat sudah tampil di depan kamera. Untuk itu, Timo juga memberikan apresiasi kepada Baskara Mahendra, yang berperan sebagai Budi di SIM Ayat 2.

“Saat itu schedule shooting Baskara sangat berdekatan dengan jadwal penting dia lainnya. Tapi setelah kelar, dia langsung ke lokasi shooting di puncak dan langsung menjalani scene berat. Baskara bersama sejumlah pemain harus tampil teriak-teriak dan mereka sangat maksimal menjalaninya. Saya senang Baskara bisa menjalani titik berat selama melakukan film ini,” cerita Timo.

Tak cuma kepada Chelsea dan Baskara, Timo juga mengapresiasi seluruh pemain antara lain Shareefa Daanish, Lutesha, Widika Sidmore, Karina Salim, Arya Vasco. “Buat yang lain saya juga ingin berterima kasih, Shareefa Daanish walau sudah bermain banyak film horror tapi dia selalu tampil memberikan lebih termasuk untuk SIM Ayat 2. Untuk pemain lainnya yang baru bermain film horor, mereka sudah tampil maksimal di debut mereka,” sambung Timo.

Sutradara yang pernah dipuji oleh creator film Deadpool, Robert Liefield, ini berharap hasil kerja keras pemain bisa terlihat saat film SIM Ayat 2 dirilis di bioskop nanti. Terlebih film ini memiliki jalan cerita yang kuat dan sinematografi yang terbaik.
“Saya berharap SIM Ayat 2 bisa memberikan suguhan-suguhan dengan cara baru mulai dari pengkarakteran yang baik dan technical work yang inventif sehingga bisa memberikan watching
experience kepada penonton,” tutupnya.

About Author: R Indra Rezky Kencana Dewa

Gravatar Image
MICE & Lifestyle Portal Contact: +628979799878 [WA] ; +628118115567 [Call] Advertising: =6287889015567 [Text] Email: [email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *