Frankfurt Book Fair dan Yayasan Tujuhbelasribu Pulau lmaji Menyelenggarakan Jakarta Internasional Content Con/Week

by

Jakarta, 17 Februari 2020 “warnaplus.com” – Konten kreatif di Indonesia dan Asia, dalam beberapa tahun belakang, memperlihatkan potensi bisnis yang besar. Merespons perkembangan tersebut, Frankfurt Book Fair menjalin kerja sama dengan Yayasan Tujuhbelasribu Pulau Imaji untuk menggagas Jakarta Content Con/Week yang akan dlselenggarakan pada November tahun Ini.

Dalam acara ini nantinya, para produsen konten baik yang bergerak di bidang penerbitan buku, games, film, dan bahkan kuliner memperoleh kesempatan untuk berpameran, menjalin kerja sama bisnis dengan stakeholder industri terkait, dan menjual produk mereka secara Iangsung kepada masyarakat. Masyarakat umum, di sisi Iain, juga bisa menikmati berbagai program edukatif dan inspiratif yang akan hadir selama pameran berlangsung.

This slideshow requires JavaScript.

Selama satu minggu pameran konten berlangsung, program yang akan hadir di antaranya adalah festival film, business club, pasar kuliner, workshop, seminar. talkshow, pertunjukan, dan berbagai agenda terkait industri kreatif lainnya. Program – program tersebut akan mendatangkan para pelaku industri kreatif kenamaan dan berpengalaman dari dalam dan luar negeri.

Keterlibatan Frankfurt Book Fair (FBF) dalam ajang JCCW ini didorong oleh potensi industri penerbitan Indonesia yang telah memukau FBF sejak Indonesia hadir sebagai tamu kehormatan di FBF 2015. Sejak itu, pihak FBF terus memantau perkembangan besar konten-konten yang dihadirkan para pelaku penerbitan Indonesia yang telah menggerakkan roda perekonomian kreatif baik secara domestik maupun di kawasan ASEAN.

This slideshow requires JavaScript.

Juergen Boos. Presiden Frankfurt Book Fair menyatakan. “Sejak 2015. Indonesia telah bekerja dengan sangat baik dalam menyajikan konten Indonesia kepada dunia dan telah menjadi pemain panting dalam komunitas penerbitan dan konten internasionaI. Penerbitan, tetapi Juga Industri kreatif secara keseluruhan berkembang, tidak hanya di Indonesia tetapi di seluruh Asia Tenggara.(Iko Muhyidin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *