Mengenang 7 Hari Wafatnya Ibu Hj.Nasah (Ibunda Pak Lurah Ma’mun Murod)

Citayambresatu.com – Acara tahlilan mengenang tujuh hari wafatnya Ibu Hj. Nasah digelar di Rumah kediamannya kampung Raga Mukti,  Rt. 002, Rw. 001Kelurahan Ciatayam, Jum’at (14/2/2020). Acara “Tahlil dan Doa Bersama Mengenang 7 Hari juga dihadiri oleh Bpk. Buin Nurdin, Bpk. Maryono SE, Ketua MUI Bpk. Tunagus Enjah EF, Bpk. Ustadz mad Kanan, Bpk, Ustadz A. Muhasim, Ketua RT, RW, Dusun, dan tokoh masyarakat Desa Citayam.


Acara ini mengenang tujuh hari sekaligus kita berdoa dan juga menyampaikan tahlil untuk arwah almarhumah Ibu Hj. Nasah, Insyaallah beliau husnul khatimah ditempatkan dalam surganya Allah SWT. Pembacaan doa tahlil dan yasin dipimpin oleh Bpk. Ustadz A. Muhasim, dan ditutup doa oleh Bpk. Tubagus Enjah EF.

Ibu Hj. Nasah wafat dalam usia 72 tahun di Rsia Citra Insani lebak wangi  Parung – Bogor pada Sabtu (8/2) pukul 05;15 WIB. Jenazah Ibu Hj. Nasah dimakamkan di pemakaman Keluarga  Rt. 002, Rw. 001, kampung Raga Mukti, Desa Citayam.

Bapak Rio selaku keluarga dari Almarhumah mengatakan, Ibunda  merupakan sosok yang selalu mampu menorehkan kesan terdalam di keluarga dan khususnya di mata orang-orang di sekitar wilayah ciytayam.

“Ibu (Almarhumah) adalah pribadi mengesankan, dalam menjalankan perannya sebagai Ibu Rumah Tangga dan Ibu Lurah periode 1978 -1998 , Ibu  sangat setia dan tiada mengenal lelah mendampingi Bapak Namun Robih  sebagai Kepala Desa Citayam, beliaupun mensuport Ma’mun Murod sebagai Kades Citayam.” tutup

This slideshow requires JavaScript.

Bapak RioIbu Hj. nasah meninggalkan 3  orang putra, 3 orang putri, 15 cucu, dan 1 cicit. (Iko Muhyidin/Ph Rt. Pendul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *